Viral! Pemudik Ricuh di Bakauheni Gegara Kapal Tak Kunjung Bersandar, ASDP Buka Suara

direktur utama pt asdp indonesia ferry heru widodo HEVR large

CILEGON – Momen mudik Lebaran 2026 yang seharusnya penuh sukacita diwarnai insiden menegangkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan kericuhan yang diduga melibatkan para pemudik, khususnya pengendara motor, yang kesal karena kapal tak kunjung bersandar.

Dalam rekaman yang beredar, tampak para pemudik berteriak dan meluapkan kemarahan mereka. Kapal yang sudah terlihat dekat dengan pelabuhan, ternyata tidak kunjung merapat, memaksa para penumpang menunggu berjam-jam di atas kapal.

Menunggu 8 Jam Tanpa Kepastian

Video yang beredar tidak menyebutkan secara detail kapan kejadian tersebut berlangsung dan di kapal mana. Namun, narasi yang berkembang menyebutkan bahwa para penumpang telah menunggu sejak pukul 03.00 dini hari hingga pukul 11.00 WIB, atau sekitar delapan jam, namun kapal tidak juga bersandar.

Kondisi ini tentu sangat melelahkan dan memicu emosi para pemudik yang sudah dalam perjalanan panjang dan ingin segera menginjakkan kaki di daratan Sumatera untuk bertemu keluarga.

ASDP: Itu Kapal Swasta, Akan Dievaluasi

Menanggapi video viral tersebut, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa peristiwa itu terjadi di kapal swasta, bukan kapal milik ASDP.

“Iya, itu kapal swasta, yang tadi pagi terjadi ini adalah kapal swasta,” kata Heru dalam konferensi pers, Kamis (19/3/2026) malam.

Heru mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kapal tersebut terlambat bersandar. Pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

“Tentunya nanti kami akan evaluasi dan kami bersama dengan KSOP nanti akan melanjutkan dari beberapa kejadian termasuk kapal yang terlambat sandar di Bakauheni tadi siang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ASDP akan menindaklanjuti terkait alasan keterlambatan bersandar dari kapal swasta tersebut. Evaluasi ini penting untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, terutama di tengah tingginya volume arus mudik.

Imbauan untuk Pemudik

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan dan koordinasi semua pihak dalam melayani arus mudik. Bagi para pemudik, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi situasi serupa:

  1. Pantau Informasi Terkini: Selalu perbarui informasi mengenai kondisi pelabuhan dan jadwal kapal melalui kanal resmi ASDP atau otoritas pelabuhan.
  2. Siapkan Fisik dan Mental: Perjalanan mudik, terutama penyeberangan, membutuhkan kesabaran ekstra. Siapkan bekal dan hiburan untuk mengantisipasi potensi keterlambatan.
  3. Tetap Tenang: Jika menghadapi situasi yang tidak nyaman, usahakan tetap tenang dan jangan terprovokasi. Ikuti arahan petugas di lapangan.
  4. Laporkan Masalah: Jika ada masalah dengan pelayaran, sampaikan keluhan secara tertib melalui jalur resmi yang disediakan.

Viralnya insiden ini diharapkan menjadi perhatian bagi semua operator kapal, baik milik ASDP maupun swasta, untuk memberikan pelayanan terbaik dan memprioritaskan kenyamanan serta keselamatan pemudik. Momen Lebaran adalah momen bahagia, jangan sampai dirusak oleh kelalaian pelayanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *