Citi Pangkas Target, Bitcoin Bisa Anjlok ke US$58.000 Jika Resesi Melanda

1766118019 960x640 1

Citigroup menurunkan perkiraan harga Bitcoin dan Ethereum untuk 12 bulan ke depan. Langkah ini dipicu oleh melambatnya kemajuan legislatif kripto di Amerika Serikat, yang selama ini menjadi harapan utama bagi adopsi institusional dan permintaan berbasis ETF.

Ahli strategi Citi, Alex Saunders, mencatat bahwa kemajuan legislasi struktur pasar kripto AS telah terhenti di Senat. Peluang pengesahan Clarity Act semakin menipis akibat perbedaan pendapat seputar aturan stablecoin, sementara waktu yang tersisa pada tahun 2026 juga kian sempit.

“Katalis regulasi akan mendorong adopsi dan arus lebih lanjut, tetapi peluang untuk legislasi AS tahun ini semakin menyempit,” tulis Saunders dalam catatannya.

Akibatnya, Citi memangkas target harga Bitcoin dari US$143.000 menjadi US$112.000. Ethereum juga turut dipangkas, dari US$4.304 menjadi US$3.175.

Yang lebih mengkhawatirkan, Citi menyebut bahwa dalam skenario resesi, Bitcoin bisa merosot hingga US$58.000, sementara Ethereum berpotensi menyentuh US$1.198. Sebaliknya, jika permintaan investor akhir lebih kuat dari perkiraan, Bitcoin masih berpeluang melambung ke US$165.000, dan Ethereum ke US$4.488.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$74.298, dan Ethereum di angka US$2.345.

Rintangan Politik di Senat

Salah satu penghambat utama adalah mandeknya pembahasan di Senat AS. Peluang pengesahan RUU kripto akan semakin mengecil jika Partai Demokrat meraih kursi tambahan dalam pemilihan paruh waktu November mendatang. Anggota parlemen Demokrat disebut lebih terpecah dalam merumuskan reformasi regulasi yang mengakomodasi aset kripto.

Agar bisa disahkan, RUU tersebut setidaknya membutuhkan dukungan tujuh senator Demokrat. Namun, sejumlah anggota dari kubu tersebut mendorong masuknya klausul yang melarang pejabat terpilih mengambil keuntungan dari usaha kripto—sebuah isu yang kini mendapat sorotan tajam, terutama terkait proyek World Liberty Financial milik keluarga Trump.

Hal ini bisa mempersulit peluang Presiden Donald Trump untuk menandatangani RUU tersebut menjadi undang-undang.

Citi memperkirakan Bitcoin akan bergerak dalam kisaran terbatas, dengan level US$70.000 menjadi titik penting yang mencerminkan harga sebelum pemilu AS.

“Bitcoin kemungkinan akan diperdagangkan dalam kisaran tertentu untuk mengantisipasi arus berita legislatif,” tulis Citi.

Sementara itu, untuk Ethereum, Citi menyoroti sensitivitasnya terhadap metrik aktivitas pengguna yang belakangan ini melemah. Namun, tren stablecoin dan tokenisasi disebut dapat menjadi katalis yang meningkatkan minat dan penggunaan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *